Amnesia Jilid II : Malam Yang Sempurna

Pagi hari, karena kelewat semangat kerja, jadinya lupa sarapan. Nemenin client inspeksi hingga siang, habis itu nemenin duduk2 di warung. Kelewat asyik cerita2 seputar dunia kerja, jadinya lupa makan. Lalu keasyikan bikin laporan, sampai malam. Sepulang kerja, baru berasa kalau perut agak perih.

Segera menuju Bandung Resto, tapi cuma bengong di parkiran depan. Tempo hari, pelayanannya lama sekali. Jadinya takut kalau ntar pingsan duluan. Lagian harganya juga di atas rata2, jadinya takut kalau ntar saku cepet rata….huehue.

Maka meluncurlah ke Tiban, karena bebek bakarnya lumayan enak. Sesampainya di sana, rupanya sudah banyak yg antri. Terpaksa memutar haluan. Bergerilya dari satu warung ke warung lain, namun entah mengapa selera makan malah makin surut…

Lalu keingetan, kl seminggu ini belum ada asupan bayam yang bersemayam dalam tubuh. Jadinya, pengin masak sayur bayam sendiri. Lihat jam, sudah setengah sembilan. Langsung ngebut pulang. berharap budhe penjual sayur-mayur di depan kompleks masih belum mengemasi dagangannya.

Alhamdulillah wasyukrillah, harapan itu terkabul. Bayamnya masih segar2. Segera beli seikat, plus jahe dan kencur (sebagai pengganti ‘kunci’ yg susah ditemui di pasaraya rimba). Untuk lauknya, cukup tahu-tempe, plus ikan pindang, yg sepertinya akan berasa nikmatnya kl ditaburi sambal kacang, dengan racikan kemiri-gula di dalamnya.

Sesampainya di rumah, begitu masuk dapur, baru keingetan,….kl elpijinya habis…

Malam yang sempurna. Bintang2 bertaburan di angkasa rimba. Beberapa bintang, juga tampak menari2 di depan mata…

45 thoughts on “Amnesia Jilid II : Malam Yang Sempurna

  1. saturindu said: Sesampainya di rumah, begitu masuk dapur, baru keingetan,….kl elpijinya habis…

    kasihaaaaannnnnnnnn……..kasihan yang sempurnaSaya bingung mau ngasih simbol ketawa apa nangis yaDiganjel biskuit aja mas suga, katanya selalu punya persediaan K*ng Guan

  2. ibuseno said: wah, saya malah sebulan lebih gak ada asupan bayam mas.. Kalo mas Suga wajib bayam ya seminggu sekali ?

    kalau sayur2an yang lain? rutin mengkonsumsi khan, teh?kalau saya, biasanya seminggu 2-3 kali. kalau kelupaan, biasanya badan berasa agak lemas. bawaannya pengin ngepos mulu:)

  3. binarlangitbiru said: Kasian clientnya ngga diservice makan siang, sampai kantornya pasti cerita2

    iya nih…kelupaan lagi…hihitapi sudah dibayar lunas…siang ini. kita makan di bandung resto…makannya nasi bungkus daun pisang, pk sayur asam…ikan asin, empal…:)

  4. octolopieq said: Ini yang bikin postingan lagi pingsan sodara sodara….😀

    huehuehuehue…tau aja…nyaris pingsan.untunglah masih ada kerupuk sekaleng….jadinya masih bs terbang…beli martabak, beli ayam rica2….beli ayam betutu….haha

  5. jandra22 said: Turut berduka cita, hiks!Kenapa nggak beli makan di warungnya “bunda Ririn” aja sih?

    bintang2nya sebentar juga pudar kok, mbak Julie…:)pandangannya berangsur2 juga normal kembali…huehue.bunda ririn warungnya jauh….nggak bs DO juga:))

  6. d3rai said: Jilid I nya mana Oom?Kunci diganti kencur? Nih tak pinjemin kunci deh…..😀

    jilid I kemana yah?*deuh, kok amnesia lagi yah…wah, mau dipinjemin kunci apa? kunci matematika apa kunci inggris?:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s