(FF) Lebaran: Derita Baju Baru

Tiga hantu berkostum baru. Tak ada raut ceria di wajah mereka.

“Entah mengapa, sejak pakai baju terusan yang ada ikat pinggangnya ini, aroma khasku nggak keluar.” Kata Syahkunti, yang terlihat penasaran. “Manusia, jadinya nggak takut lagi. Lebaran ini, mereka malah ngajak salam-salaman. Kaya’nya ada susuwatu banget, deh,..”

“Oh, pantas saja bau busuknya tak menusuk…” sahut Syeh Pocong, setelah meraba punggung Sahkunti. “Lubang di punggungmu yang biasanya menganga, sekarang tersumpal kapas tebal. Teksturnya lembut, mirip pembalut…”

“Huh, sampai kapan kita mesti pakai kostum ini?”

“Entahlah, mungkin sampai akhir syawal.”

“Ha? Akhir syawal? Yang bener aja?!”

“Kamu masih mendingan. Aku lebih tersiksa.” ungkap Syeh Pocong. Ia memperlihatkan dua karung beras yang terlilit kuat di dada dan di punggungnya. “Sejak pakai kostum ini, aku tak bisa lagi loncat-loncat kaya’ kanguru. Manusia malah mengira aku ini depo sembako.”

“Kalian sih mending, nggak sampe dikejar-kejar ama mereka. Lha aku?!” Syeh Tuyul yang sedari tadi diam, ikut bersuara.

“Emangnya kenapa?” tanya Syahkunti ama Syeh Pocong hampir bersamaan.

“Sejak pake peci, sarung ama surban, orang pada ngejar-ngejar. Diseretnya aku ke masjid, disuruhnya aku ceramah. Dikiranya aku ini ustad mereka.”

“Lho, kan tak ada ruginya juga nyamar jadi ustad. Malah dapat pahala.”

“Ya kalau jadi ustad biasa sih gapapa. Lha ini? Aku disuruh niruin gaya ustad mereka yang khas itu. Mana bisa?!”

“Emangnya gayanya gimana?”

Syeh Tuyul memoncongkan mulut ke depan. Sejenak kemudian ia mengibaskan surban seraya berkata, “Jama…aaaaaaaaaaahh…. Alhamdu?–“

69 thoughts on “(FF) Lebaran: Derita Baju Baru

  1. cambai said: ih, sadis amat sindirannya..:P btw,… tuh kapas selembut pembalut, emang cak suga udah pernah nyobain…:)))

    ini ga ada maksud menyindir…cuman sebel ama penetrasi iklan yang beruntun dan bertubi2. drpd mengendap di otak, dikeluarkan saja, mbak…:-Dkapasnya? sudah donk…dimasukkan ke hidung pas mimisan :)tapi kl pembalut belum pnah coba…haha

  2. saturindu said: ..cuman sebel ama penetrasi iklan yang beruntun dan bertubi2

    kecuali kalau bintang iklannya cak suga sendiri ya..:))) pasti gak sebel..ttg pembalut.. baiklah.. jangan pernah dicoba ya cak.. nanti saya jadi bingung… :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s