Kopdar & Diskusi Dengan 3 Penulis


Minggu sore kemarin, dalam rinai hujan yang perlahan berjatuhan, bergulirlah diskusi interaktif seputar dunia penulisan. 3 penulis dari 3 kota berbeda, bertatap muka untuk pertama kalinya.

Siapakah ketiga penulis tersebut?

1. Helena Koloway, Penulis buku ‘Memburu Fatamorgana’, Beliau adalah kontak saya yang tinggal di Paris, yang khusus datang ke Surabaya untuk menghadiri Launching novelnya.
2. Ferry Herlambang, Penulis lebih dari 30 buku IT (Elex Media Komputindo), Penulis Novel ‘Elle Elleanor’. Penulis super produktif asal Surabaya ini sedang mempersiapkan launching novel terbarunya, ‘penari’ dan ‘Bait2 Jayabaya’.
3. Lalu Fatah, Blogger muda asal Lombok, penulis buku launching Travellicious Lombok.

Betapa bersyukurnya saya bisa menjumpai ketiganya di satu meja diskusi, mendengarkan proses kreatif mereka dan merasakan gairah semangat mereka dalam berkarya. Berikut ini rangkuman singkatnya.

Berapa lama menulis Buku?
Helene: Perlu waktu 7 bulan untuk menuliskan novel ini. 6 tahun hidup di Abu Dhabi amat membantu saya untuk mengungkapkan detail2 setting latarnya.
Ferry: Elle Elleanor memakan waktu sekitar setahun, Memang agak lama jika dibandingkan dengan penulisan buku2 IT, yang sebulannya bisa 1-2 buku.
Fatah: perlu waktu sekitar 2 bulanan untuk menuntaskan buku travellicious.

Situasi apa yang membuat nyaman menulis?
Helene: Kondisi yang tenang. Pengalaman (yang berkenaan dengan hal2 yang akan ditulis) dan bacaan (buku) sangat membantu mempersingkat waktu dalam menulis.
Ferry: Ruangan harus dibuat sesuai dengan selera (mood) saya. Situasi sepi, tanpa gangguan amat membantu melejitkan konsentrasi dan meningkatkan produktivitas.
Fatah:saat kepepet, karena kantong menipis, biasanya malah membuat saya makin terpacu dalam berkarya. Dalam kondisi begitu, saya makin produktif.

foto dicomot dari sini
Setelah pembicaraan tentang royalti, sempat digagas rencana untuk mengorbitkan karya2 MPers yang potensial dengan menggunakan bendera sendiri, lepas dari penerbit baku. Dengan begini, penulis akan lebih banyak prosentase royalti. Ada yang tertarik bergabung?

-0o0-

145 thoughts on “Kopdar & Diskusi Dengan 3 Penulis

  1. lafatah said: Iya, setuju sama Mbak Helene. Gimana kalo novel perdananya Mas Suga ini diterbitkan di bawah bendera Multiply Publishing?Ntar promonya kita keroyokan. Kekuatan jejaring, pasti mantap deh hasilnya. Hehehe…Oya, di kalimatnya Mas Suga tertulis ‘buku launching Travelicious Lombok’. Kata ‘launching’-nya diganti dong dengan kata ‘traveling’. Hehehe

    iya, kita perkuat dulu jaringannya, baru nanti kita putuskan bersama karya siapa yang akan diorbitkan:)maaf, mas…kemarin ngetiknya dah malem seeh, makanya tanpa editing sama sekali. *habis ini diperbaiki. thx koreksinya

  2. shafahk said: poooooosssssssssssssssssss.. :Psalam buat mas ferry dan mas totok, jgn lupa tuk ninda yg cantik ^__^

    makasih,. kk…silakan disampaikan sendiri salamnya…huehue*saya udah balik k jombang sekarang. maaf, telat buka MP

  3. ibuseno said: Waaah.. senengnya bisa kodar sesama pengarang hehehe.. bikin penerbit indie ? wah ide keren tuh Mas Suga

    iya, ceu…menyenangkan banget bs kopdar dan belajar banyak dari mereka:)dari pengalaman mereka itulah, terbetik ide tuk membuat penerbit indie:)

  4. cambai said: ada versi ngasih buku 3 – 7 buku mbak tin. ada yang kasih uang *sperti buku LDL, hingga hari ini masih dikasih royalti sama imazahra. atau buku duhai muslimah, dikasih flat.. itupun diajakin untuk nyumbang ke yogya.. ^_^ . banyak modelnya kog mbak tin.. yang pasti kalau mau puas royaltinya, memang kudu jualan segenap tenaga, mau buku solo ataupun antologi… karena sulit untuk mencapai kenikmatan ekonomi, jika bergantung pada penerbit saja… sekarang penulis kudu jualan.. *lihat cara tasaro dengan nibirunya.. yang jualan kemana2…:)

    kl antologi, tergantung juga banyaknya penulis yang ikutan berkontribusi yah?kl jumlahnya belasan, masih memungkinkan utk diberikan royalti dalam bentuk uang. Tapi kl udah puluhan…wassalam aja…huehuewah, cara tasaro patut ditiru tuh..MP adalah jaringan sosial yang bs dijadikan wahana yang tepat utk mendukungnya:)

  5. cambai said: mauuuuuuuuu… :)btw… kog bisa ke surabaya si om suga.. gak cak suga lagi aaah..om agus ya..:))eh iya.. ini dalam rangka launching buku or novelnya om agus juga kah ? ada dengar2 gosip nih….. :)) jarang ngempi karena bertapa ya..

    wah, sebuah kehormatan.,.ownr PL ikutan bergabungpasti akan banyak manfaat yang akan didapat:)ke surabaya? mau kopdaran sama mbak Helene. sudah janjian jauh2 hari. syukurlah akhirnya bisa bersua dengan beliau.haha…gosip drmn tuh? tapi emang sih, mau konsen menyelesaikan novel. tinggal 10 % lagi selesai. mohon doanya yah…:)

  6. khoriyatulj said: kita tunggu novel mas suga secepatnya, uda telat dari target nih..:)diskusi dgn mas ferry sangat sangat menyenangkan, dan sangat memotivasi tuk berkarya..🙂

    iya, mas ferry juga pernah bercerita kl beliau pnah berdiskusi dengan bunda khori.terima kasih atas support2nya selama ini:)

  7. jampang said: kalau nulis fiksi seh kurang berbakat.tapi ada keinginan untuk membukukan blog saya ini🙂

    sippp…hayo, mas…dikumpulkan bahan2nya.luangkan waktu seminggu sekali utk membaca tulisan2 lama dan mengeditnya:)

  8. nonragil said: Mudah-mudahan ide untuk menerbitkan karya-karya MP-ers bisa terwujud, gimana kalau karya mas Suga segera diterbitkan dng bendera Multiply Publisihing? hehehehehe. Sekali lagi makasih buat kesempatan ketemunya, ditunggu juga novel perdananya, mas……

    terima kasih atas supportnya selama ini. terima kasih juga saran2nya. Kopdar 2 hari yang amat berkesan dan banyak menambah wawasan. :)kalau tentang karya2 siapa nanti yang akan diterbitkan, kita serahkan pada forum:)

  9. roebyarto said: waduhhhh…. aku ikutan kopdar gak di sebut2secara aku juga penulis lho… wkwkwkwkwk

    hahaha…sengaja…biar protes :)kl gak gini, gak buka MP khan?:))ayo, kita diskusi lebih jauh, tentang ide yang bergentayangan kemarin:))

  10. bknpenulis said: sepertinya aku tertarik, tapi sepertinya tulisanku belum layak cetak semua deh, msh ancur bagt mas, hehehe

    banyak teman2 di MP yang bs dimintai pendapat, saran & kritikan…agar nantinya karya2 kita menjadi lebih baikayo, terus semangatttt

  11. saturindu said: utk orang yang antusias dan energik spt mbak Julie, akan sangat rugi bila tak ada yang mewadahinya:)

    Oh dhik Agus menilai saya antusias ya? Terima kasih, padahal saya hanya memanfaatkan kesepian say aja lho hehehe………

  12. roebyarto said: Iya bunda… habis semedi… jernihkan hati dan pikiran..selamat siang bunda

    Welcoming back pak guru! Hasil pertapaannya ditulis dong, biar hilang kangennyangobrol di rumah pak guru. Atau sudah ditulis, saya yang belum lihat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s