FF: Ketika Cinta Bersatu

“Maaf, aku nggak bisa membalas cintamu..”kata seorang lelaki, pada wanita yang bersandar di bahu kirinya.

“Kenapa? Karena aku Sunda sedangkan engkau Jawa*?”

“Bukan, bukan begitu. Cintaku sendiri, aku tak tak tahu rimbanya. Sekian tahun aku tak bisa menemukannya..”

Sang wanita menatap mata lelakinya. “Jangan khawatir, sayang. Aku akan menunggumu, hingga kau temukan cinta itu.”

Seratus lima belas jam kemudian, lelaki itu mengajak sang wanita bertamasya ke puncak bukit.

“Sekarang aku sudah tahu dimana cintaku bersembunyi…”

“Benarkah? “sang wanita terlihat sumringah. “Syukurlah, sayang. Penantianku tak sia-sia. Cepat, suruh ia keluar.”

“Jangan, pasti akan menyakitkanmu nanti. Biarlah ia tetap bersembunyi di sarangnya…”

“Sayang, aku benar-benar mencintaimu. Rasa sakit apapun tak akan bisa merampasnya.”

Lelaki itu menggeleng.

“Sungguh sebuah kebahagiaan terindah, jika cintamu dan cintaku bersatu,”rayu sang wanita, yang terus memaksa.

Lelaki itu tak punya pilihan. Ia mengeluarkan sesuatu dari balik baju. Sedetik berikutnya terdengar letusan.

Ia lalu melongok ke jurang, melihat sang wanita yang terkapar dan bersimbah darah. Perlahan ia berkata,”Di dalam peluru itulah, cintaku bersarang…”

gambar Ilustrasi

*di kalangan beberapa kalangan masyarakat Jawa-Sunda, masih terdapat stigma, bahwa pernikahan di antara mereka tak akan langgeng. Trauma sejarah perang Bubat yang berlangsung di jaman Majapahit-Pasundan, sepertinya masih berkelebat

habis baca2 FF mbak eva, langsung terinspirasi tuk bikin cerita, begitu melihat gambar ilustrasinya

180 thoughts on “FF: Ketika Cinta Bersatu

  1. ekspresilepas said: ini penjabaran dari puisi “itu peluru” ya mas ??tapi settingnya berupa, karakter cowok jadi cewek, yang cewek jadi cowok.. ?? endingnya.. masih bingung ngartiinnya.. *mo magriban dulu trus pulang,, ntar malem balik lg aahh..

    bisa dikatakan begitu, bisa juga terpisah…:)*silakan*

  2. nengmetty said: perasaan ada yang punya utang trilogi deeeh

    perasaan juga gitu…tapi saya rasa, karena orang yang ngidam trilogi ‘menghilang’ dari MP, saya tak merasa perlu tergesa utk membuatnya…haha*apa kabar, neng?! moga2 skrg udah senggang, sehingga bs meluangkan waktu di MP*

  3. nengmetty said: Sekuel:Lelaki itu mengunci pintu dan merebahkan badan. Tiba-tiba bulu kuduknya meremang. Dia memejamkan matanya erat-erat. Sebuah suara berbisik ditelinganya: “sayang, akhirnya aku bisa tidur disampingmu. Aku tak khawatir lagi orang lain akan menggantikanku. Aku akan selalu mendampingimu dimanapun…. selalu. . . . . . kita bersama. . . . bersatu. . . . “

    wahhh….manteeepp…*tepuk tangan 300x*good job, neng…ayo sekarang bikin triloginya..haha

  4. khoriyatulj said: dulu ada guru trifa, cewenya jawa cowonya sunda, mereka ga direstui tuk bersatu padahal sudah pacaran 7 tahun, akhirnya mereka berpisah😦

    wah, kasihan yah bunda…sungguh miris, keyakinan yang tak berdasar sama sekali…tapi begitulah masyarakat kita, kepercayaan2 berbau mitos dan mistis masih saja belum terkikis:)

  5. liesemargaretha said: saya bukan orang jawa, apalagi sunda, haha gak ada yg nanya😀

    gak yakin nebak orang palembang kalo mas suga ketemu aku dan awalnya gak tahu aku darimana :Pwong kemaren belanja di warung aja diajakin ngomong bahasa jawa, sampe melongok baru deh tuh mas mas sadar aku gak ngerti, hehe😀

  6. liesemargaretha said: gak yakin nebak orang palembang kalo mas suga ketemu aku dan awalnya gak tahu aku darimana :Pwong kemaren belanja di warung aja diajakin ngomong bahasa jawa, sampe melongok baru deh tuh mas mas sadar aku gak ngerti, hehe😀

    Iya sih, kl dilihatin HSnya yg jilbab ijo…kemungkinan besar, saya nebaknya orang madura…hahawah, brarti mukanya rada2 bau jawa yah…haha

  7. liesemargaretha said: gak yakin nebak orang palembang kalo mas suga ketemu aku dan awalnya gak tahu aku darimana :Pwong kemaren belanja di warung aja diajakin ngomong bahasa jawa, sampe melongok baru deh tuh mas mas sadar aku gak ngerti, hehe😀

    jiahh, jilbab ijo mana mana, haha dia mah keturunan kedua dari silsilah ayah, alias keponakan😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s