Kembara Rindu








Rindu ini kembara

Sekian masa meniti tanpa arah

Bukan seperti bulbul; bersiul pulang kembali ke sarang

Bukan seperti angsa; yang sumringah renangi telaganya

Rindu ini gembala

Seperti domba yang tak pernah

temukan sejumput rumput

di padang savana

Hanya kaktus, dan genangan pasir

Serupa sahara

Dan kantong air, yg kosong anyir

Di pundak onta, yg telah renta

Rindu ini majnun

Ayun langkah bertahun-tahun

Menyisir Andalusia, Jazirah Arabia, hingga Mesir

Rupa-rupa serupa Victoria, Madonna atau Cleopatra

Tapi tak pernah ada yang serupa Layla

124 thoughts on “Kembara Rindu

  1. saturindu said: Layla? itu nickname ‘Popi’:)))*ayo dipilih, suka yg mana?:))

    ooohh..si Popi (tp aku lupa artinya popi) tuk milih aku gak ngerti mas, mungkin krn seleranya beda, tp kalo nanya ame laki ane die pasti tau :-))

  2. fahranza said: Jadi…rindu itu majnun ya mas..Majnun itu artinya gila…hehe…

    begitulah, kl tak dimanage dengan baik, bisa jadi majnun. bawaannya melow yellow terus. trus bikin puisi2 gitu:))))))

  3. liesemargaretha said: Hehe, cihuy, lebih enak gak ngeritik mas, beban moral orang yang mengkritik lebih berat dari yang dikritik😛

    Iya juga, yah. Tak setiap orang memiliki keberanian untuk jujur. Kritik adalah pisau yg bisa berperan ganda.🙂

  4. itapage said: ooohh..si Popi (tp aku lupa artinya popi) tuk milih aku gak ngerti mas, mungkin krn seleranya beda, tp kalo nanya ame laki ane die pasti tau :-))

    Popi itu, pokoknya pipi:)))*oh, gitu…nanti saya tanyakan pd beliau. biar diskusinya lebih terarah:))))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s