{Tips} : 111 Hari Menulis Novel

Setelah membaca QN Nita tentang bagaimana cara menulis novel, tadi malam saya berbincang-bincang dengan Popi, yang juga memiliki keinginan yang sama dengan Nita.

111 Hari Menulis Novel?

Mengapa Tidak? Bayangkan jika kita bisa konsisten menulis 3 halaman setiap hari. Selama 100 hari, kita mampu menghasilkan 300 halaman. Sudah lebih dari cukup untuk menghasilkan sebuah Novel.

Bagaimana caranya?

Kita cukup duduk di depan computer/laptop. Berkomitmen pada diri sendiri selama 100 hari kedepan. Menyediakan waktu dua hingga empat jam untuk menulis.

Sebegitu mudahnya?

Memang mudah, dan kenyataannya memang demikian.

Lantas, mengapa tidak banyak orang yang bisa menulis novel?

Karena mereka tidak konsisten dengan komitmen mereka sendiri. Sebagian orang, tak tahu ataupun bingung bagaimana memulai novel mereka. Sebagian lainnya memiliki semangat 45, tapi mendadak terhenti di tengah jalan. Karena kebingungan, kebimbangan, ataupun tidak pede pada apa yang telah mereka tuliskan. Mereka yang berputus asa, kemudian beranggapan bahwa mereka sama sekali tak berbakat dalam menulis.

Bukankah menulis novel memang membutuhkan bakat?

Benar. Memang benar, untuk menulis dibutuhkan bakat. Tapi hanya sebesar 1%. Sedangkan 99% sisanya, adalah keberanian untuk menulis. Apa artinya memiliki bakat tapi tak pernah berani menuliskan sesuatu?

Lantas, bagaimana langkah-langkah memulainya? Apakah diperlukan tips-tips tertentu?

Mulailah langkah-langkah besar dari hal-hal kecil. Menulis novel adalah sebuah lompatan besar. Karenanya dibutuhkan langkah-langkah kecil untuk mewujudkannya.

Semua tips hanya berguna sebagai referensi. Pada akhirnya, semuanya kembali pada sang penulis. Apakah akan menggunakan tips tersebut ataukah tidak.

Maksudnya?

Setiap orang memiliki proses kreatif sendiri. Tips-tips yang ada berguna untuk menggali potensi, khususnya apabila seorang calon penulis belum mengetahui dunia penulisan, beserta teknik-tekniknya.

Pentingkah teknik penulisan untuk menulis novel?

Penulis novel tak ubahnya seperti seorang Arsitek merangkap kontraktor, yang akan merancang dan membuat bangunan. Bagaimana mungkin kita bisa membuat sebuah bangunan yang dikatakan sebagai rumah, bila kita tak memiliki dasar pengetahuan tentang rumah? Jangan-jangan yang kita rancang tersebut bukannya rumah, melainkan jamban? Jangan-jangan yang kita buat adalah perahu atau pos satpam?

Jadi, kita mesti membaca novel-novel orang lain dulu?

Tak selamanya demikian. Seperti halnya rumah, kita musti mengetahui dulu, apa filosofinya. Apakah sebuah bangunan dengan tiang saja? Bangunan dengan fondasi saja? Bangunan berdinding dan beratap tanpa jendela atau pintu?

Demikian juga dengan novel. Setidaknya, kita mesti mengetahui, walau sepintas, apa definisi novel, dan bangunan-bangunan apa yang membentuknya.

Pentingkah mengetahui hal yang demikian?

Penting. Kalau kita ingin menghasilkan karya yang berkualitas. Telah jutaan novel yang dihasilkan. Tetapi mengapa hanya ribuan saja yang berkesan di hati pembaca?

Protes, semestinya yang bertanya adalah saya. Bukan sebaliknya…

Protes ditolak. Waktu bertanya sudah habis. Sekarang waktunya bobo’. Sweet dream, Dear…

Bentar, tadi dibilang bisa bikin novel selama 111 hari. Ajarin caranya, donk!?

Sudah dibilangin, waktu bertanya udah habis.

Aku nggak bertanya, kok. Aku minta diajarin…

Beneran mau?

Mau donk.

Yakin?

Hu-um.

Janji, yah…Konsisten. Selama 100 hari kedepan.

Hu-um.

Baiklah, kalau gitu. Sekarang, cepat cuci kaki, terus bobo’.

Lha?

Lha apanya?

Katanya mau belajar, kok malah disuruh bobo’.

Justru itu, Pelajaran pertama adalah BERMIMPI. Besok, setelah bangun, segera nyalakan laptop, dan catat mimpi-mimpimu.

Takutna gak sempat. Besok mesti pagi-pagi ke kantor. Boleh dicatat di tempat lain?

Boleh.

Dimana?

Di jidad.

Yeeeeeee…

(Pembicaraan berakh
ir…)

-0o0-

(Sambungan cara membuat Novel,

bisa disimak di Grup Mari Belajar Bersama, mulai besok)


Bahan-Bahan Referensi :

Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller (Edy Zaqeus)


101 Hari menulis dan menerbitkan Novel (R Masri Sareb Putra)


How To write A Damn Good Novel

161 thoughts on “{Tips} : 111 Hari Menulis Novel

  1. saturindu said: wah, mbak Vina sudah pernah bikin buku? tertinggal tiga langkah berarti saya…:)jika berkenan, tolong diinformasikan tentang buku tsb.

    terimakasih info bukunya dan sedikit tips nya jadi bakat hanya 1% yah….dan sisanya 99%.

  2. saturindu said: wah, mbak Vina sudah pernah bikin buku? tertinggal tiga langkah berarti saya…:)jika berkenan, tolong diinformasikan tentang buku tsb.

    nulis sesuatu dulu ah…nanti baru digabungin hehehe…belum betah berlama2 bertahan depan lepti..:p

  3. saturindu said: wah, mbak Vina sudah pernah bikin buku? tertinggal tiga langkah berarti saya…:)jika berkenan, tolong diinformasikan tentang buku tsb.

    inilah salah satu cita-citaku yang masih terpendam jauuh didalam bumi..menulis novel.topik & isi cerita sebenarnya sudah lama bertebaran di kepala, kemauan dan waktu nulis pun ada, tapi kok susaaah banget menciptakan klimaks cerita ya?gmn caranya bikin klimaks? apa harus nyepi ke gua dulu, biar keluar ide2 segar? bagi dong tipsnya lagi :Dbtw, itu buku diatas masih ada di toko buku, mas Suga?

  4. saturindu said: wah, mbak Vina sudah pernah bikin buku? tertinggal tiga langkah berarti saya…:)jika berkenan, tolong diinformasikan tentang buku tsb.

    saya emang belom baca buku yang 101 hari itu tapi kok judulnya hampir sama ama buku how to write a novel in 100 days or less nya John Coyne. Jadi penasaran apa isinya juga sama …nggak…sama…nggakfyi walau judulnya 100 days tapi isinya 101 juga tuh, day 101 : start your next novelzzzzzzzsetelah oktober 2010 gak ada yang komen… gw telaaatt

  5. wutever01 said: saya emang belom baca buku yang 101 hari itu tapi kok judulnya hampir sama ama buku how to write a novel in 100 days or less nya John Coyne.

    wah, saya belum tahu kalau ada buku yang mirip, yang ditulis john coyne. trima kasih infonya🙂

  6. ulict said: nulis sesuatu dulu ah…nanti baru digabungin hehehe…belum betah berlama2 bertahan depan lepti..:p

    seringnya banyak ide tapi ga tau akhir ceritanya gimanahehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s