Gara2 Sirik?!

Penyakit sirik yang susah sekali diberantas dari diri saya, adalah sirik kalau melihat KDRT (Kemesraan Dalam Rumah Tangga). KD – Anang contohnya. Dulu, melihat kemesraan mereka berdua, saya rada gregetan. Padahal sebenarnya sah-sah saja bagi mereka–sebagaimana pasangan-pasangan lainnya– menunjukkan kemesraan di depan publik.

“Lu aja yang sirik, kali…”kata seorang teman, sambil menambahkan, bahwa sirik tanda tak mampu.

“Bukan gitu. Sepertinya mereka terlalu over. Mungkin rumah tangga mereka tak semesra yang ditunjukkan ke publik,” tepis saya, tak mau kalah.

Lain lagi, saat saya membaca sepintas kisah cinta Ahmad Dhani dan Maia. Rasa sirik langsung menghampiri. “Duh, beruntung banget si Dhani ini, bisa dapat Maia. Sudah cantik, pinter main piano, pinter nyanyi juga. Perfect Woman.” Padahal si Dhani ini tak ubahnya seperti pemulung, yang mendaur ulang beberapa lagu barat. Musiknya kebanyakan berkiblat pada Queen. Lirik2nya, copas dari puisi Jalaluddin Rummy…

Sungguh tak menyangka,,,jika kedua pasangan ini (Anang-KD dan Dhani-Maia) akhirnya berpisah. Yang mengherankan, kenapa rasa sirik ini tak muncul ketika melihat KDRT ala Katon-Ira Wibowo?

-o0o-
Di kampus dulu, ada dua pasangan aktivis yang memadu kasih : Yadi-Yuni dan Fitrah-Pipit. Keempatnya merupakan kakak kelas saya. Yadi menjabat ketua Senat Mahasiswa, sedangkan Fitrah adalah ketua Gerakan mahasiswa Surabaya.

Entah, mengapa rasa sirik menjangkiti pikiran saya, begitu melihat kedekatan Fitrah-Pipit. “Kok bisa-bisanya, si Pipit mau sama si Fitrah yang dekil dan jarang mandi. Plus rambutnya acak-acakan.”

Padahal sebenarnya, Yadi juga hampir sama seperti Fitrah penampilannya. Tapi entah mengapa, saya lebih sirik ke Fitrah. Padahal, terhadap kedua orang tersebut, hubungan saya cukup dekat.

Dua tahun lalu saya berkunjung ke rumah Fitrah, yang sudah dikaruniai seorang anak dari perkawinannya dengan Pipit. Lagi-lagi, dalam hati terbersit rasa sirik yang tak bisa saya bendung. ‘Mungkin nggak yah, pasangan ini bercerai…’

Beberapa bulan lalu, saya mendengar kabar mengagetkan. Fitrah dan Pipit ternyata bercerai…

-o0o-

Abi kawan kampus saya, tergolong orang yang beruntung. Keuntungan finansial berhasil ia dapatkan setelah ia dekat dengan calon Gubernur jatim masa itu : Imam Utomo. Dalam salah satu statemennya di koran Jawa Pos, Abi berkata bahwa seluruh mahasiswa ITS mendukung penuh pencalonan Imam Utomo. Statemen itu ia keluarkan saat menjadi korlap aksi damai, yang bertujuan agar pelaksanaan pemilihan gubernur berlangsung damai dan demokratis. Kontan, pernyataan Abi di atas ditentang para aktivitis kampus, termasuk saya, yang nyaris ber-baku hantam dengannya.

Walau sempat kesal dan mencap Abi sebagai pengkhianat, beberapa tahun kemudian saya sudah melupakan pergesekan saya dan Abi. Saya baru teringat, saat seorang teman memberikan informasi bahwa Abi telah menikah.

“Itu, lho…Abi yang pernah mau adu jotos sama kamu.” Sahut teman saya yang tertawa geli. Dia pasti tak bisa membayangkan, bagaimana saya yang berbadan ceking, bisa menang melawan Abi, yang badannya kekar seperti raksasa.

“Abi dapat orang mana?”tanya saya, rada penasaran.

“Orang Semarang. Anak rektor UNDIP.”

Entah mengapa, rasa sirik sekonyong-konyong hinggap. Bukan karena Abi dapat anak rektor, bukan karena ia sudah jadi pengusaha kayu jati emas. Bukan karena yang lain-lain. Entah mengapa perasaan sirik itu datang seketika tanpa alasan.
‘Mungkin nggak yah, Abi bercerai…’

Di kejurnas Bridge minggu lalu, Nur (teman Bridge, yang juga teman Abi) memberi info sekilas. Bahwa Abi sudah 6 bulan tinggal di Jakarta. Setelah bercerai dengan istrinya…

179 thoughts on “Gara2 Sirik?!

  1. intan0812 said: kaya kebetulan ya tp aku pernah sumpahin org ga sengaja…. dan org tersebut mendpt musibah…dua2nya direktur di tpt kerja dulu…. ga sengaja aku keceplosan sumpahin gara2 mrk membuat aku malu secara ga fair… mentang2 direktur… anak buahnya yg salah tp org lain yg di blame. kejadiannya pd rentang waktu yg beda… yg pertama diphk tdk terhormat krn ketahuan korupsi, yg kedua kecelakaan mobilnya nabrak trailer…. alhamdulillah masih hidup walau sempat koma lama tp kakinya cacat.. skrg kalau aku kesel sm org …. buru2 istigfar… malah aku doain spy sadar…. lain kali kalau ada timbul perasaan sirik …. istigfar aja kali :)by the way busway….. semoga ga sirik ya kalau ktm aku ma suami😀

    Hiiii…ngeri….:)ntar kalau ketemu saya, tolong saya disumpahin juga…agar dapat jodoh orang cantik dan super baik….huehue*Iya, saya berusaha juga istighfar….tapi perasaan itu tak jua bisa dihilangkan:)**nanti kl ketemu mbak Intan, saya akan banyak2 istighfar:)

  2. nanabiroe said: ngeliat Nana dan Da Ivan gimana mas suga, sirik tak?*tp kalo beneran sirik, jangan deh, nanti cerai kek cerita2 mas suga di atas.. hehehe*btw, tumben postingannya membumi bukan puisi melulu:P

    Wah, pasangan serasi…:)Da Ivan yang lembut dan pengertian, ketemu sama orang yang rada hiperagresif kek Nana….heuehue…*Saya mendoakan yang sebaliknya. Semoga Nana dan Da Ivan senantiasa berbahagia dalam kebersamaan kalian selamanya. **nah, siap2 saja…lama off dari puisi,…habis ini…puisi2 rindu mulu…yang akan dituliskan:)))))))))

  3. fahranza said: Tamara-Rafli,

    Eh, iya…sebenarnya saya juga sirik sama mereka….serasi bangetttttttttttttttttttttt…tapi kok yah…sepertinya ada something wrong:)*thx, atas komentarnya, dan terima kasih telah mengingatkan saya akan hal tersebut:)

  4. gerings said: jangan sirik padaku ya mas.., plisss…

    omm…..batin aku juga dunk….tapi bilangnya gini ‘mungkin gak ya ayumi nikah’****moga2 6 bulan kemudian aku nikah beneran deh hahahaha

  5. ourliving said: omm…..batin aku juga dunk….tapi bilangnya gini ‘mungkin gak ya ayumi nikah’****moga2 6 bulan kemudian aku nikah beneran deh hahahaha

    gak mungkin…gak mungkin….gak mungkin dalam waktu dekat:))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))

  6. nizary said: Asal jgn sirik sm ci2 & mas Andy,ya,bro…..hehehe….

    Wah, sirik dikit boleh khan…:-Penggak donk, mas…justru bersyukur bisa berkenalan dengan mereka, yang sdh menganggaps aya sebagai bagian dari keluarga besar mereka.Apalagi kl lihat sosok mas Andy yang pembawaannya cool dan penyabar.:)Jadi pengin berguru ke sana, secara stok kesabaran saya makin menipis:)))))))))))))))))))))))

  7. saturindu said: gak mungkin…gak mungkin….gak mungkin dalam waktu dekat:))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))))

    aaahhhh om popi mah begituuuuuu……aaaahhhhh gak sheeeeeruuuu aaahhhhhh gak mo aaahhhh

  8. nizary said: Sammaa,bro……kurasa beliau bs jd guru yg baik buat kita ber 2 secara dah 15 thn menikah & tetap harmonis & serasi,hehehe……

    Juni aja ke sana, bang….kl bisa ketemuan di sana…:)biar kita berguru sama2:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s